![]() |
| cuma ilustrasi. sumber: cari di google |
Senin, 01 Agustus 2016
Sibaliho
Jumat, 01 Juli 2016
No tittle

Sudah lama tak lagi munulis di blog ini.. bukan tidak sempat, hanya gairah yang pudar dan hampir menghilang. Tenggelam oleh hal-hal yang masuk akal untuk ukuran saat ini. Seakan seperti susah untuk kembali menyeruak ke permukaan jika tak ditarik dengan paksa. beruntung rasanya saya masih punya beberpa kenangan yang mampu untuk menggerakkan jemari untuk kembali mengetik di blog ini. Kenangan yang kadang mebuat tertawa sendiri dan terbawa perasaan istilah orang sekarang baper.
Rabu, 02 Maret 2016
Gempa dan Kota Padang (1)
![]() |
| Gambar dari beritasatu.com |
Minggu, 16 November 2014
Motor 90an kontra 2010an
Sedikit awalan kalo jaman 90 an mesin 2 tak masih pada digandrungi, semenjak ada isu global warming mulai beralih ke 4 tak. maklum mesin 2 tak atau 2 langkah ga ramah lingkungan, asapnya banyak. Disini cuma mau bandingin performa doank terutama tenaga yang dihasilkan mesin plus sekencang apa mampu berlari. Merek motor diabaikan, plus kapasitas mesin rada-rada beda dikit diabaikan juga.
Saya ambil sampel motor keluaran tahun 1990, weh.. belum genap umur saya setaon waktu itu. Motor keluaran pabrikan Suzuki bermesin 2 langkah dengan nama Suzuki Crystal! kapasitas mesinnya 110 cc. Untuk generasi di atas 2010 saya ambil Honda Supra X FI keluaran 2014, kubrikasi mesinnya 125 cc. Tampangnya sila cek piktur di bawah..
![]() |
| Honda Supra X 125 FI bermesin 4 tak keluaran 2014 |
![]() |
| Suzuki Crystal 110 cc bermesin 2 tak keluaran 1990 |
Oke deh langsung aja kita bandingin powernya Suzi Crystal 110 cc 2 tak mampu memuntahkan power 12 PS alias 12 Tenaga kuda atau Horse Power. larinya nyampe 120 km/h. ini versi standarnya lho..referensinya dari blog tetangga sebelah.
Trus tengok situs resmi pabrikan Honda, terlihat Supra X 125 FI mengeluarkan daya maksimumnya sebesar 10.1 HP. Masih kalah ama motor jadul keluaran taon 90 an yang biasa dihina dengan sebutan jetkolet, ditempat saya orang nyebutnya gitu lo. untuk urusan top speed 113 km/h.
Tapi masing2 tentu punya kekurangan dan kelebihan. Mesin 2 tak emang terkenal sangar, responsif dan kuencengg. Tau mungkin Yamaha RX-King, Suzi Satria 120 lawas bermesin 2 tak yang sekarang digantiin generasi Suzi Satria FU 150 4 tak. Trus ada yamaha F1ZR 110 atau dikenal poswan..hehe..padahal yang bener tu Force One. Motor-motor ini memang dikenal sebagai motor yang jambakannya sangar plus kenceng. Ada satu lagi Ninja 2 tak 150 cc. Ciri khas mesin 2 tak lainnya ialah bersuara nyaring bernada tinggi. kalo 4 tak suaranya ngeBass..
Tapi dibalik itu mesin 2 tak punya kekurangan dibanding mesin 4 tak. Dari segi ramah lingkungannya. 4 tak tentu lebih ramah lingkungan dibanding 2 tak yang polusi asapnya lebih banyak. Semenjak ada isu global warming, mulailah toleransi buat mesin 2 tak dicabut perlahan-lahan. Selain itu mesin 2 tak juga boros BBM dibanding 4 tak. Belum lagi 2 tak juga ada oli sampingnya. Hingga saat ini di indonesia bahkan di dunia pabrikan rame rame setop produksi mesin 2 tak kecuali buat keperluan khusus. Di indonesia sendiri motor 2 tak terakhir yang diproduksi adalah Ninja 150 dari pabrikan Kawasaki dan produksinya udah disetop 2014 ini. Bahkan ajang balap motogp udah pake mesin 4 tak sejak beberapa tahun lalu.
So, intinya karena perubahan jaman motor 2 tak tergusur dari tahtanya. Disertai dengan kesadaran akan ramah lingkungan yang meningkat dalam masyarakat permotoran. Gitulah ceritanya, sekarang jalanan lebih banyak motor bersuara ngeBass daripada yang bernada tinggi.
Referensi:
http://www.astra-honda.com/produk/kendaraan/new-supra-x-125-fi/
http://dwinugros.wordpress.com/2010/11/15/suzuki-crystal-110-riwayatmu-kini/
http://news.motorplus-online.com/read/1iwpIbKDjsTaUoLKd4q9lBavmach4SLuTyYchsnmsHI/4/0/Tes-Akselerasi-Honda-Supra-X125-Helm-in-dan-New-Supra-X125-FI-Hasilnya-Beda-Atas-Bawah
Selasa, 19 Juni 2012
Catatan kecil pas On Line
Senin, 21 November 2011
Kultwit Asmanadia Tentang Bagaimana Menulis Cerita
- Cari cara untuk selalu mencatat setiap ide menarik
- Temukan bentuk tulisan. Apakah akan dibuat dari A-Z alurnya linear biasa. Atau dimulai dari klimaks, bahkan akhir cerita
- Buat outline sederhana bagaimana tulisan akan bergerak. Bukan keharusan tapi akan sangat membantu bagi pemula
- Buat opening yang memikat. Hindari lead cerita yang biasa-biasa aja. Be creative!
- Beri nyawa pada tokoh-tokohmu.
- Garap setting (waktu/tempat) untuk memperkuat cerita. Beri warna lokal sesuai kebutuhan
- Kenapa sebuah cerita hambar atau terasa monoton, karena tidak ada konflik/konflik tidak tergarap! Perhatikan konflikmu
- Olah setiap unsur cerita dengan sabar. Beri perhatian pada detail yang harus dimunculkan agar logika cerita mantap
- Hindari kebetulan dalam cerita, kecuali bisa dipertanggungjawabkan. Khususnya untuk penyelesaian cerita.
- Saring dialog, buang yang tidak berfungsi.
- Temukan formula ending yang pas, tanpa harus berpanjang-panjang kalimat.
- Tentang ending lagi, akhir cerita yang baik meninggalkan gema lebih lama di hati pembaca. Jangan sia-siakan ending
- Batasi ego-mu sebagai penulis. Tokoh-tokoh muncul sesuai karakter dalam ceritamu, tokoh-tokoh itu bukan dirimu.
- Mematikan tokoh untuk memberi kejutan dalam cerita... cari cara lain yang tidak klise:
- Biasakan memulai dengan basmalah sebelum menulis, lalu mulailah menulis dengan hatimu
- Belajar setia & bertanggung jawab bukan hny dlm upaya sakinah bersamamu /berkeluarga, jg dlm menyelesaikan ceritamu
- Menulis untuk diselesaikan. Never ever give up on your stories. Give them chance!
- Kegigihanmu dlm menyelesaikan cerita yg sudah kamu mulai mencerminkan kegigihanmu dlm menghadapi persoalan kehidupan
- Beri judul yang menarik untuk ceritamu
- Menulis itu cara lain berbagi. Hilangkan ketakutan/tidak pede dan excuse lain dalam mengirim cerita ke media
Rabu, 13 Juli 2011
Huo hua de li liang

Huo hua de li liang, judul cerita pertama dalam buku cerita motivasi Andri Wongso IV. Dikisahkan ada seorang pemuda yang tengah dalam perjalanan mengendarai mobilnya ke suatu tujuan. Ketika itu hujan lebat sekali, sagat lebat. Sabetan kilat tiada henti menerangi angkasa malam. Guntur menggelegar membuat bulu roma berdiri.
Malang bagi si pemuda, ditengah suasana seperti itu mobilnya mogok, tak mau berjalan. Dengan berat hati keluarlah sang pemuda dari mobilnya. Membuka kap mesin dan mulai meneliti penyebab ketidak beresan ini. namun keadaan cuaca yang buruk mengalahkannya. Akhirnya dengan pasrah dia kembali ke dalam mobilnya, duduk temenung sambil menatap hujan yang semakin deras mengguyur bumi.
Ditengah keputusasaannya, terkilat di kaca spionnya secercah cahaya, semakin lama semakin terang diikuti deru mesin mobil. Mendadak mobil itu berhenti tepat di belakang mobilnya. Sang pemuda terkejut bercampur takut. Dia terus memperhatikan mobil di belakangnya. Tak lama pintu mobil itu terbuka perlahan, siluet kaki kemudian diikuti anggota tubuh lainnya keluar dari mobil itu. Dia berdiri di tengah hujan lebat itu, tak lama kemudian ‘plak’ payung mengembang. Sang pemuda semakin ketakutan.
‘Tok-tok-tok’, kaca jendela mobil pemuda itu diketuk, tapi dia enggan menoleh apalagi membukakannya. Ketukan terus terdengar, makin lama makin keras. ‘Buka pintunya, jangan takut’. Pria itu berjalan ke depan mobil si pemuda, lalu tiba-tiba mmbuka kap mobil, si pemuda semakin tidak mengerti.
‘Sekarang, coba putar starternya’, ragu-ragu diikutinya perintah laki-laki itu. Tak lama kemudian ‘brum-brum-brumm’. Aneh mobilnya hidup kembali, rasa takutnya sedikit demi sedikit menghilang. Dia mulai berani menatap pria yang ada di luar. Kemudian dibukanya sedikit kaca jendela ‘terima kasih’ ucapnya.
‘Tidak usah, hanya perlu sedikit api dari aki untuk kembali menghidupkan mobilmu ini. Kau terlalu cepat putus asa atau mungkin kau tak mengerti mesin?’
‘saya paham dengan mesin mobil. Tapi hujan terlalu deras, jadi merusak konsentrasi saya’
‘hmmm..kau hanya butuh sedikit usaha dan ketenangan, mobilmu saja hanya butuh sedikit api. Jangan mudah putus asa, kau masih muda’
Sang pria itu kembali ke mobilnya, mulai bergerak dan menyusuri jalan menerobos lebatnya hujan meninggalkan sang pemuda yang kebingungan. Tapi mudah-mudahan kamu yang lagi baca ga ikut kebingungan, ok. (13 Juli 2011)



